"jika perintah pertama, bacalah! maka berikutnya, tulislah! aku ingin menulisnya dalam cinta" --9 sebuah novel--
Tampilkan postingan dengan label bukusaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bukusaya. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 November 2020
Rabu, 28 Oktober 2020
Selasa, 27 Oktober 2020
Senin, 26 Oktober 2020
Kamis, 20 Agustus 2015
Novel Dunia Kecil; Panggung & Omong Kosong
Judul: Dunia Kecil; Panggung &
Omong Kosong
Penulis: A. Syauqi Sumbawi
Penerbit: Pustaka puJAngga, Lamongan
Tahun Terbit: 11 September 2007
Tebal Buku: 219 halaman
A. Syauqi Sumbawa termasuk novelis muda
asal Lamongan yang pernah jadi gitaris di Sanggar Suto Yogyakarta, redaktur
Jurnal Kebudayaan The Sandour, penggagas sayembara puisi Van Der Wijck Award,
mengelola Kostela Candarkirana, penambak ikan, serta telah menerbitkan buku Tanpa
Syahwat (Cerpen, 2006), Interlude di Remang Malam (puisi, 2006) dan #2
(Cerpen, 2007). Dunia Kecil; Panggung & Omong Kosong adalah novel
pertamanya.
Waktu; Di Pesisir Utara
Apakah
kau letih, sayang? Terlihat ayun batang kakimu goyah dan terdengar serak-serak
menambah aus telapak sandal perempuanmu tergores aspal jalan lokasi wisata
pesisir utara pulau Jawa. Berapa banyak waktu terpenggal yang tercatat pada
arloji perak yang melingkar di lengan kirimu. Kukira cukup lama kita bersama
disini, dalam alunan musim bulan Juli. Bila kau pandang langit, maka tak perlu
banyak waktu bagi tajam matamu untuk mengakui ketajaman sayat sang surya
nyalang. Sementara di pintu pori-pori kulit keningmu yang langsat, sesekali
kulihat bintik-bintik keringat. Aku ingin mengusapnya dengan tanganku-seperti ibu
yang kerap merapikan aku waktu kecil dulu-, namun lebih dulu terserap dan
terbawa dalam sapuan angin utara. [*]
Langganan:
Postingan (Atom)











